Showing posts with label obituari. Show all posts
Showing posts with label obituari. Show all posts

Saturday, 1 December 2012

Ben S Samsu YBØEBS ( SK )

O B I T U A R I   


Ben S Samsu YBØEBS ( SK )


Pada  hari  Jum'at  5  Oktober  2012  OM  Ben  S  Samsu YBØEBS telah dipanggil kembali ke haribaan Sang Khalik- nya. Beliau disemayamkan di QTH Jl Flamboyant no 17 Rempoa, Ciputat — sebelum selepas sholat Jum'at dibe- rangkatkan ke peristirahtan terakhir di TPU Giri Tama, Tonjong, Bogor.
Selain dikenal sebagai salah seorang pionir Packet Radio di  Indonesia,  beliau  juga  sempat  duduk pada  berbagai posisi kunci dalam jajaran Pengurus ORARI PUSAT, a.l. sebagai Ketua I pada kengurusan ORPUS Masa Bakti 1986-1991. Pada posisi ini beliau bekerja saling mengisi de- ngan Ketua umum Barata YBØAY, yang salah satu pro- gramnya adalah membentuk Tim Safari untuk melakukan pembinaan pada tingkat Manggala ke ORDA (dan ORLOK) di daerah-daerah. Materinya a.l. regulasi radio amatir, prosedur operasi, pengetahuan tentang DX-ing dan pe- ngetahuan dasar teknik radio.
Tim   ini   beranggotakan   empat   orang:   Barata   YBØAY sendiri, Ben S Samsu YBØEBS, Erlangga Suryadarma YBØBZZ dan Faisal Anwar YBØPR.

KONFERENSI IARU REGIONAL III KE VIII
Pada 8 – 12 Oktober 1991 di Bandung berlangsung the
8th IARU Region III Conference.
Konferensi diselenggarakan di hotel Savoy Homann dan dibuka  oleh  Ir  Azwar  Anas  selaku  MenParpostel  (a.i.), dengan delegasi Indonesia yang terdiri dari Ben S Samsu YBØEBS, Soegito YFØAL, Sriwijaya Mertonegoro YBØBNB, dan Sunarto YBØUSJ, sedangkan Barata YBØAY bertindak sebagai Honorary Chairman. 

WARC 1992
Tahun  1992  ORARI  untuk  pertama  kali  diikut  sertakan sebagai anggota delegasi Indonesia pada WARC (World Administrative   Radio   Conference)   di   Malaga,   Terremorenos, Spanyol pada  3 Februari s/d 3 Maret 1992.
Ben S Samsu YBØEBS dikirim untuk mewakili ORARI, yang karena   kesulitan   dalam   bidang   pendanaan   dengan dibekali  Surat  Tugas  dari  Sekretariat  Negara  (Sekneg) bertindak juga sebagai utusan pemerintah Republik Indonesia.
Keikut sertaan ORARI dalam WARC 1992 tersebut mendapat sambutan yang cukup besar dari IARU dan organisasi amatir  radio  dunia  lainnya,  terbukti  dengan  kesediaan IARU  Pusat  (yang  mengetahui  adanya  masalah  pendanaan) untuk memberikan dukungan dana bagi kebutuhan wakil ORARI/pemerintah RI selama di Spanyol.

Sebagai hasil MUNAS-VI, 7 – 10 Juli 1996 di Hotel   GA- RUDA, Yogyakarta Ben S Samsu YBØEBS terpilih sebagai Sekretaris DPP pada kepengurusan ORARI PUSAT Masa Bakti  1996-2001.

Menjalani masa pensiun, secara bertahap beliau me- ninggalkan pola kehidupan duniawi untuk lebih khusuk berkhalwat ke hadapan Allah SWT, yang a.l. beliau laku- kan dengan menghibahkan SELURUH perlengkapan radio amatirnya ke ORARI Pusat (waktu itu masih di Karang Tengah, Lebak Bulus).

Selamat jalan, OM Ben …. Beristirahatlah dengan tenang di haribaan Khalikmu ■

Monday, 8 October 2012

O B I T U A R I .....


O B I T U A R I .....

Ujang Tarwi YD1TRW (SK, 15 September 2012) 
Sewaktu berdinas beliau adalah instruktur pada PUS- DIKHUB AD di Cimahi. Dalam perjalanan kariernya be- liau pernah diperbantukan di DEPLU (kini KEMLU) se- bagai tenaga ahli pada WWC (Worldwide Communica- tion) yang pada waktu itu melayani komunikasi antar Perwakilan RI di luar negeri.
Sebagai amatir radio pada zaman PARI (pra ORARI) beliau menyandang callsign PK8YAE
Karena keahliannya di bidang teknik radio, pada saat itu beliau seringkali dijadikan sebagai narasumber oleh rekan-rekan sesama amatir radio; namun sayang ketika ORARI berdiri, beliau tidak segera mengkonversi lisensinya, malah kemudian beliau lebih memilih aktif di RAPI dengan callsign JZ10AP dan dikenal sebagai salah satu sesepuh RAPI.
Atas bantuan beberapa teman di ORARI Daerah Jawa Barat, akhirnya beliau menerima callsign amatir radio YD1TRW

OM Ujang Tarwi YD1TRW (kiri) bersama OM Hadiono Ba- djuri YBØTZ pada “kumpul-kumpul” para old-timers di QTH OM Agus Krisnadi YB1CS (circa 2005)

Silent Keys ▪▪▪    ▪

30 /8/2012           Drs. H. M. Amir Arfah YB8EWA
07 /9/2012           dr. Biafri YC5IHC
08 /9/2012           Ida Farida Aryani YG1DAF
10/9/2012            T. Zulkarnaen YBØBZT
12 /9/2012           T. Bachriah Haryono YCØVA
13 /9/2012           Yohan T. Sanjaya YC1BPM
20 /9/ 2012          Abdul Malik YC9GAC
26 /9/ 2012          Heru Hardi YC3EBW




11/09/2012: Sean P. Smith KG4WSS, terbunuh dalam kerusuhan  sewaktu Konsulat AS di Benghazi, Libya — tempat Sean ditugaskan — diserbu demonstrans yang  menentang film  Innocence  of Moslem yang menghina agama Islam. Dalam kerusu- han itu ikut terbunuh Chris Stevens, Dubes AS untuk Libya dan dua orang warga AS lainnya.
Dalam kehidupan sehari-hari (sebagai praktisi IT), di lingkungan  komunitas on-line  game Smith dikenal   sebagai “Vile Rat”, salah satu tokoh yang dikenal karena kelihaian diplo- masinya dalam simulasi space warfare pada space fantasy on-line game EVE Online. [source ARRL Newsletter]


14 September 2012: Atas permintaan keluarga, abu jenazah Neil Armstrong (SK, 25 Agustus 2012, lihat e-QSP V0l/II-1) yang dikremasi beberapa hari sebelumnya dilabuh di suatu tempat di Samudera Atlantik. Upacara pelepasan dilakukan di geladak kapal USS Philippine Sea (CG 58)
Image Credit: NASA/Bill Ingalls



Pada 22 September 2012, Michael Owen  VK3KI  President  WIA/the Wire- less Institute of Australia (2004–2012) dan Chairman, IARU Reg. III (2006  — present) wafat pada usia 75 thn.
Owen  sangat  berperan  dalam  membawa WIA menjadi organisasi nasional (Australia) yang disegani di kawasan Oceania, IARU Reg. III dan dalam percaturan radio amatir dan amatir radio global pada umum- nya. Dengan memperkenalkan laisens (IAR) tingkat Founda- tion (Dasar) ia dianggap sukses dalam meningkatkan jumlah keanggotaan WIA yang dari tahun ke tahun bertambah, di saat pada organisasi amatir radio di negara-negara lain justru mengalami penurunan.  WIA juga  menjadi organisasi yang disegani  Australian  Communications and  Media  Authority (ACMA/fihak otoritas telekom dan media nasional), terutama terkait sistim ujian dan manajemen call sign yang dikelola dengan professional dan efisien.
Michael yang berprofesi sebagai pengara juga sangat berse- mangat dalam keterlibatannya dengan IARU, dan pada  saat kepergiannya sedang disibukkan dengan persiapan IARU Reg. III Conference di Ho Chi Minh City pada bulan November yang sudah tinggal beberapa minggu lagi.
Selama ini Michael banyak berperan serta dalam berbagai Komite di IARU dan juga pada beberapa sidang-sidang WRC dalam keduduk-annya sebagai IARU Observer Team. Hal ini a.l. ditunjukannya sewaktu pada WRC-03, dimana dia sangat berperan dalam mempersiapkan revisi bagi Article/pasal 25 - yang khusus mengenai  “the Amateur and Amateur-Satellite Services” dari Radio Regulations.
“ .. His drafting skills were second to none ...” kenang Tim Ellam VE6SH, President IARU.
Michael yang menggeluti hobi Radio Amai sejak tahun 60-an dan pernah menjabat sebagai Vice President IARU (1989-1999) meninggalkan YF-nya Nan (yang selalu menemaninya dalam banyak events Radio Amatir, terakhir waktu Konvensi Nasional WIA di Mildura), dan dua orang putri. ■

The Editors of e-QSP  would like to convey the deepest condolence to the bereaved families. May their soul rest in peace . . . . .

Friday, 7 September 2012

O B I T U A R I .....


O B I T U A R I .....

1 Agustus 2012: Harold Allen W4MMC, Senior Scientist pada NASA dan JPL.
Harold terlibat aktip a.l. pada proyek menembakkan sinar laser ke permukaan bulan (untuk mengamati selebar apa jadinya berkas sinar laser sesudah menempuh jarak Bumi- Bulan); memecahkan masalah  sistim pelindung panas (heat shield) pada Space Shuttle; serta beberapa misi pengiriman wahana penelitian ke planit Mars (a.l. Viking Lander).

7  Agustus  2012:  Sir  Bernard  Lovell,  astronomer, pendiri Observatorium  Jodrell  Bank di Cheshire  (UK) pada usia  98 tahun.
Kompleks  Jodrell  Bank  didominasi  oleh  teleskop  dengan jarak fokus (focal length) 76 mtr (250 ft) yang di tahun 1945 dirancangnya bersama koleganya Sir Charles Husband. Sejak itu Jodrell Bank seolah jadi ikon keunggulan Kerajaan Inggris di bidang science & engineering.
Ketika diresmikan pada tahun 1957, teleskop ini merupakan yang terbesar di dunia, dan beberapa hari sejak diresmikan berhasil menjejaki roket yang menempatkan Sputnik 1 ke orbitnya mengelilingi bumi — yang menandai awal dari era penjelajahan ruang angkasa.
Saat ini teleskop di Jodrell Bank masih merupakan ketiga terbesar di dunia, Serangkaian upgrades menjadikannya sebagai salah satu pemain utama dalam berbagai riset ten- tang pulsars, yang merupakan bagian dari kajian atas ilmu fisika modern, termasuk teori relativitas dari Einstein.
Tahun 2011 Jodrell Bank dimasukkan dalam  shortlist World Heritage Site (warisan dunia) di bidang riset dan edukasi.

25 Agustus 2012: Neil A. Armstrong (82 tahun) astro- naut — yang pada 20 Juli 1969 sebagai awak Appolo 11 menjadi manusia pertama yang meninggalkan jejak tapak kaki di permukaan Bulan.


Untuk menghormati pahlawannya, pada hari pema- kamannya, NASA mengeluarkan Statement sbb.:
Source: NASA HQ; Posted Friday, August 31, 2012

WASHINGTON -- Today, we pay tribute to a pioneering American; an explorer, a patriot and an individual who, with 'one small step,' achieved an impossible dream. Family,  friends  and  colleagues  of  Neil's gathered  to reflect on his extraordinary life and career, and offer thanks for the many blessings he shared with us along the way.

His remarkable achievements will be forever remem- bered, and his grace and humility will always be ad- mired. As we take the next giant leap forward in hu- man exploration of our vast universe, we stand on the shoulders of this brave, reluctant hero.
Neil Armstrong's first step on the moon paved the way for  others  to  be  the  'first'  to  step  foot  on  another planet. We have an obligation to carry on this uniquely American legacy.
A grateful nation offers praise and salutes a humble servant who answered the call and dared to dream .. ■


Neil A. Armstrong beristirahat di Modul Pendarat (Lunar Module) di permukaan Bulan segera sesudah menyelesai- kan “misi” jalan-jalan atau moonwalk-nya . (Credit: NASA)

Ucapan Armstrong saat dia menjadi orang pertama yang pernah  menapakkan  kaki  di  bagian  planit  (bumi)  yang “lain” ... : "That is one small step for (a) man, one giant leap for mankind," kini sudah menjadi bagian dari sejarah ke- manusian.
Kalimat singkat yang dipancarkannya dari  Laut Ketenangan (Sea of Tranquillity) itu bak klimaks dari upaya dan harapan berjuta  manusia  serta  curahan  anggaran  bertriliun  dollar yang dikucurkan para pembayar pajak di AS. Sepenggal kali- mat yang tertulis pada sekeping plaket yang juga ditinggal- kan di dekat jejak tapak kakinya yang berbunyi: “We came in peace for all mankind," seakan menegaskan bahwa Arm- strong dan rekannya Edwin "Buzz" Aldrin berada di sana se- bagai perwakilan dari seluruh penghuni planit Bumi.
Neil A.  Armstrong  meninggalkan  seorang  isteri,  dua  orang anak, 2 orang anak angkat,10 cucu, seorang adik laki-laki dan perempuan.
Neil lahir pada 5 Agustus 1930 di Wapakoneta, Ohio. Ia men- dapatkan S1 di bidang aeronautical engineering dari Purdue University dan S2 di bidang aerospace engineering dari Uni- versity of Southern California.
Berdinas sebagai penerbang Angkatan Laut (1949 -1952), selama Perang Korea ia terlibat dalam  78 operasi.
Tahun 1955 ia bergabung ke National Advisory Committee for Aeronautics (NACA) — cikal bakal dari NASA yang ada sekarang — sebagai pilot peneliti pada Lewis Laboratory di Cleveland.
Armstrong  kemudian  dipindahkan  ke  NACA's  High  Speed Flight Research Station di pangkalan Edwards, California. Sebagai pilot dia berada di jajaran terdepan dalam pengem- bangan berjenis pesawat, seperti X-15 (pesawat eksperimental  yang  dapat  terbang  pada  kecepatan 4,000 mph) dan lebih dari 200 jenis jet, pesawat bertenaga roket, helikopter, gliders dan sebagainya.

Armstrong terpilih jadi astronaut pada 1962, dan pada 16 Maret 1996 terbang sebagai komandan misi Gemini 8. Bersama astronaut David R. Scott ia melakukan uji coba awal bagi  penggandengan  (docking)  di  ruang  angkasa,  dengan satelit Agena sebagai sasaran penggandengan.


W6VIO             USA
JET PROPULSION LABORATORY ARC PO BOX 842
La Canada, CA 91012, USA
QSL-card dan mailing label W6VIO di QRZ.com (baca berita tentang “ulah” mereka pada Proyek Curiosity di halaman 1)

Kurang dari sejam sesudah berhasil docking, Gemini 8  ber- putar-putar (rolling) tak terkendali, bahkan saat mekanisme penggandengan dinon-aktipkan perputaran sempat menca- pai  1x  putaran/detik.    Rupanya  salah  satu  dari  16  retro rocket  Gemini terpicu untuk menyala oleh hubungan pendek pada rangkaian listriknya.
Sesudah +/- 30 menit berjuang dengan mengaktipkan be- berapa retro-rocket lainnya, Armstrong berhasil meng-stabil- kan Gemini, dan sesuai prosedur keselamatan (terkait retro- rocket yang diaktipkan sebelum waktunya) memutuskan untuk membatalkan misi dan kembali ke Bumi. MIsi berakhir dengan selamat dengan terceburrya Gemini 8 ke zona pen- daratan darurat di Pasifik  Barat,  mengakhiri penerbangan dramatis selama 10 jam 41 menit.
Apollo 11 diluncurkan pada 16 Juli 1969, dengan awak Neil Armstrong, “Buzz” Aldrin dan Mike Collins (Collins tinggal di Command Module yang mengorbit bulan saat Armstrong dan Aldrin berhasil mendaratkan modul pendarat Eagle di permu- kaan Bulan dan mengirim pesan radionya: "Houston ...., Tranquillity Base here ... The Eagle has landed ..."
Armstrong dan Aldrin menghabiskan sekitar 2 jam melaku- kan tiga eksperimen ilmiah serta mengumpulkan +/- 25 kg bebatuan Bulan. Hari berikutnya, sesudah menghabiskan 21 jam 37 menit  di Bulan, mereka menyalakan roket Eagles untuk bergabung kembali dengan Collins di Command Mo- dule, untuk kemudian di bawah koordinasi Houston kembali ke Bumi. Mereka mengakhiri misi 8 hari Apollo 11 dengan mencebur ke Pasifik, dekat kapal induk USS Hornet di mana President Richard M. Nixon sudah menunggu di dek untuk
mengelu-elukan ketiga pahlawan AS itu. ■


Wednesday, 11 July 2012

OBITUARI dr Jos Soejoso,YB2SV

OBITUARI  dr Jos Soejoso,YB2SV


• Nama : dr Jos Soejoso Soedomo Sp.Rad
• Lahir :   Semarang, 24 April 1944
• Istri :     Dr Iriana Karim Soejoso YB2YL
• Anak :  Shinta Winasis S.Si, MM YD2KSV Rena Widita MS, PhD YD2LSV Ir Mia Wimala MS Ir Alfi Duhita MM Yosi Nindita S.Si
• Pendidikan Tersier:
FK UNPAD, Bandung (MD/GP, 1972)
FK UNDIP Semarang (Radiologist, 1988)
• QTH : Jl Osamaliki 50, Salatiga 50721 QTH Loc OI52fq


Mas Jos – panggilan akrabnya -- sudah menggeluti dunia elektronika, terutama radio dan telekomunikasi sejak usia belasan tahun, selagi masih siswa SMP dan SMA di tahun 60an.
Di tahun-tahun awal ‘60an itu mas Jos sudah berani (menurut ukuran zaman itu) mengudara tanpa callsign atau identitas diri apapun, sampai kemudian di tahun- tahun 1965 – 1967 mas Jos terdaftar sebagai X2BP pada PARB (Persatuan Amatir Radio Bandung).
Seiring dengan langkah-langkah penertiban yang dila- kukan fihak otoritas di masa awal kebangkitan Orde Baru, pada kurun waktu 1967 – 1968 dengan ke- hadiran PARI (Persatuan Amatir Radio Indonesia) seba- gai wadah para operator radio komunikasi dua arah (untuk membedakannya dengan mereka yang lebih senang berkecimpung di dunia broadcasting) callsign mas Jos berubah menjadi PK8YAQ (Prefix PK8 merujuk ke wilayah atau daerah Propinsi Jawa Barat).
Di  era  ORARI  mas  Jos  menyandang  callsign  YB1AJ, yang sejak 1972 – karena kepindahan mas Jos ke Salatiga  –  dimutasikan  menjadi  YB2SV  seperti  yang kita kenal setidaknya hampir 40 tahun terakhir ini.

Kalau di bidang kedokteran yang ditekuninya dr. Jos dikenal sebagai spesialis di bidang Radiologi, di ling- kungan ORARI mas Jos lebih dikenal sebagai “spe- sialis” untuk berbagai jabatan di DPP, baik di tingkat Pusat, ORDA maupun Lokal, seperti yang bisa dilihat pada daftar panjang berikut:

DPP ORARI Pusat: 1986–1991, 1991–1996, 2006 –2011;
DPP ORARI Daerah Jateng-DIY: 1981 – 1985
DPP ORARI Daerah Jateng: 1985–1990, 1990–1995,1995–1999, 1999–2004, 2004–2009, 2009-2014
Sebagai pelengkap pada rekam jejak mas Jos sebagai “aktivis” radio amatir, waktu bertugas di Timur Tengah mas Jos tercatat sebagai Member pada the United Na- tions Middle East Amateur Radio Society (1976), demikian juga waktu bertugas di Dilli dan Bacau, Timor Timur - mas Jos sempat mengudara sebagai YB2SV/9 (1980-1981).

Di “kampung” sendiri OM Jos pernah menjabat sebagai

Ketua ORARI Lokal Salatiga (1979 – 1982).
Pada scope nasional, kepengurusan ORARI Pusat di bawah Ketua Umum Soewondo YBØAT memberi mas Jos mandat untuk menjadi Ketua pada Konvensi SE- ANET (South East Asia Net Convention) di Yogjakarta (1981), sedangkan pada kepengurusan ORARI Pusat di bawah Atmodjo Brotoatmodjo YB2DAN beliau ditunjuk menjadi Liaison Officer untuk IARU (1982 – 1986).

Koleksi Wall paper:
Sebagai seorang amatir, hampir semua mode dari CW, voice   AM/SSB/FM,   EME,   SSTV,   RTTY,   komunikasi satelit sampai dengan Dijimode telah beliau jajal dan akrabi.




Demikian juga hampir semua faset kegiatan radio amatir seperti SWL-ing, Kontes, DX-ing, Field Day, Hamfest, homebrewing, sampai eyeballing …. sehingga ti- dak mengherankan kalau koleksi wallpaper beliau dipenuhi  dengan  Award,  Diploma,  Sertifikat,  Piagam dan sebagainya dari nyaris seluruh dunia.






Dari angka tahun yang disebut dalam daftar berikut bisa diamati sepertinya periode akhir dekade 70 sam- pai 80an merupakan kulminasi dari kegiatan Award hunting (perburuan Award) beliau:
OKINAWA (1975), DIPLOMA ARI (1975), FLANDERS FIELDS (1977), DIPLOMA DX (1977), WAC (1977), WPX (1977), WORKED THE BRITISH COMMONWEALTH (1977), OHH (1977), NKDXC (1977), IARU Region 1 (1977), AJD (1977), WAJA (1977), JERUSALEM (1977), WAS (1978), DXCC (1978).

Di samping berbagai Award/Sertifikat/Diploma di atas berbagai kontes bergengsi yang beliau sempat ikuti (dan menang) adalah IARU Radiosport Championship: Zone Winner dengan 50 Multiplier, 1000 QSO (1976), Zone Winner (1977), Zone Winner (1978), 250 QSO (1980), ARRL DX CONTEST: First Place COUNTRY WIN- NER di tahun 1980 dan 1982. CQ DXWW CONTEST: COUNTRY AND ZONE WINNER (1977).

Penghargaan
+  LAPAN:   atas   keberberhasilan   dalam   melakukan Tracking  Telemetry  roket  LAPAN  yang  diluncurkan dari STASPRO Pameungpeuk Jawa Barat (2-3 De- sember 1982).
+ MENPARPOSTEL: atas prestasi dalam Membangun & Mengembangkan ORGANISASI (09 Juli 1987)

Dalam kaitannya dengan SEANET, yang sangat mem- banggakan  beliau  adalah  keberhasilannya  mengibar- kan bendera ORARI (dan Merah Putih) di beberapa kali Konvensi SEANET, dengan menyabet Top Scorer pada SEANET WORLDWIDE CONTEST selama beberapa ta- hun  berturut-turut:  Kuala  Lumpur  (1975),  Bangkok (1977), Singapore (1978), Penang (2x masing-masing pada tahun 1979 dan 1984) dan Jogjakarta (1981),. Kemenangan  berturut-turut  selama  beberapa  tahun sejak 1975 itu akhirnya dipuncaki dengan mendapat- kan sebuah Trophy ”yang besar sekali” untuk katagori Overall Champion, yang diterimanya pada SEANET Con- vention di Singapore (1983).
.
Karir & Profesi:
Sepertinya perjalanan karir profesional OM Jos selalu berjalan seiring dengan malang melintangnya di dunia radio amatir.
Karir  profesionalnya  diawali  sebagai  Asisten  Dosen pada jurusan Fisiologi, Fakultas Kedokteran Univer- sitas Padjadjaran, Bandung (1968-1974).

Pada masa-masa itu juga (1972) dr. Jos bergabung ke JanKes TNI/AD (sekarang DIRKESAD = Direktorat Kese- hatan TNI Angkatan Darat) dengan pangkat Letnan Satu,   yang   membawanya   ke   penugasan   sebagai Kepala   Biro   pada   Detasemen   Medik   TNI/AD   di Salatiga.
Pada saat terjadi konflik militer di Timur Tengah dr. Jos bertugas mendampingi Kontingen Garuda di bawah koordinasi UNEF (the United Nation Emergency Force di wilayah Suez, kota Ismailia, gurun Sinai serta Rumah Sakit Ma’adi di Kairo, Mesir dan RS Hadassah di Jerusalem.

Pada saat penugasan di Timur Tengah (1976) inilah OM Jos WKG PORT(ABLE) sebagai YB2SV/4U di Ras Sudr (Sinai, wilayah Israel) dan sebagai YB2SV/SU di Suez dan Ismailia (wilayah Mesir)

4U/YB2SV menggunakan radio Yaesu FT-101B, keba- nyakan dari atas jeep utility UNEF dengan menggunakan antena Dipole. Contact stations di tanah air antara lain YBØCJ, YBØRS, YBØNZ, YB1HR, YB2AU, YB2AG, YB2CR, YB2CU, YB2MW dan YB2VE.

Stasiun2  tersebut  mendapat  "izin  khusus"  dari Hankam dan Detelri untuk menyelenggarakan "3rd party traffic" yang memungkinkan   personil Pasukan Garuda yang bertugas di UNEF berkomunikasi lewat band amatir dengan keluarganya di tanah air (mirip MARS/Military Auxiliary Radio System yang disponsori Dept. Hankam-nya AS).
Kenangan dari tugas di Timur Tengah ini adalah QSO dengan  Raja Hussein  JY1 dari  Jordania.  Di samping pernah diundang untuk eyeball di istana beliau, atas ucapan selamat yang disampaikannya pada Hari Ulang Tahun ke 42 Sang Raja pada 1 Februari 1978 mas Jos dapat menambahkan HIS MAJESTY KING HUSSEIN OF JORDAN JY1 Award pada koleksi wallpapernya.
Sebagai Dokter Tentara, dr. Jos mendapatkan kenai- kan pangkat berturut-turut sebagai Kapten (1978), disusul sebagai Mayor (1985), Letnan Kolonel (1991), dan terakhir sebagai Kolonel (1998) – yang dijalaninya sampai akhirnya pensiun di tahun 1999.
Selama kurun waktu tersebut, karir pak Dokter sebagai profesional di bidang medis juga selalu mengalami pe- ningkatan. Sesudah menamatkan kursus Keluarga Berencana tingkat Nasional (1975), pak Dokter  men- jadi Komandan/Kepala RS TNI/AD di Dili (1980), ke- mudian sebagai Karo KESKUREHAB (Kepala Biro Kese- hatan Kuratif dan Rehabilitatif) pada Komando Medis TNI/AD Jawa Tengah (1981).
Setelah selama 4 tahun mengikuti dan menamatkan pendidikan spesialisasi di bidang Radiologi di Fakultas Kedokteran, Universitas Diponegoro di Semarang

(1984 – 1988), selama setahun dr. Jos bertugas seba- gai Kepala Bagian Radiologi di Rumah Sakit Dr. A.K. Gani di Palembang (1988 – 1989).
Melengkapi ilmunya di bidang Radiologi, dr. Jos mengi- kuti Asean Radiology course di Singapore (1986) dan Kursus Ultrasonography di Jakarta (1987)
Pindah dari Palembang dr. Jos   kemudian menjabat sebagai Kepala Tim Rekruitmen Radiologi di AKABRI (Darat) di Magelang (1990 – 1999), dan selama di situ beliau sempat mengikuti kursus di bidang Interven- tional Radiology di National University Hospital, Singa- pore (1991).
Jabatan terakhir beliau adalah sebagai Kepala Depar- temen Radiologi RS TNI/AD Dr.Soedjono di Magelang (1988 – 1999).
Selepas masa pensiunnya, sampai hari-hari tera- khirnya beliau masih tetap mengamalkan ilmunya se- bagai Senior Radiology Specialist di Rumah Sakit yang sama.
Atas pengabdiannya kepada Negara dr. Jos pernah menerima medali Satya lencana Shanti Darma, United Nations Medal, Satya Lencana Seroja, serta Satya Len- cana Kesetiaan 8 – 16 – 24 tahun.

Kegiatan lain :
Di bidang organisasi, disamping di ORARI beliau juga aktip di beberapa organisasi profesi seperti IDI (Ikatan Dokter Indonesia), PDSRI (Perhimpunan Dokter Spe- sialis Radiologi) dan seabrek organisasi hobbiist mau- pun profesi lainnya ...

YB2SV SK, Rabu 20 Juni 2012
Publik  amatir  radio  berduka  ketika  pada  Rabu  pagi 20/06/2012 berbagai milist dan HP dipenuhi berita (pertama dikirim lewat SMS oleh Anwar YD2TUN) tentang  kepergian mas Jos menghadap Sang Pencita.

Mengenang kepergiannya, Arman YBØKLI yang mantan Red. BeON menulis dimilis orari-news: ...
Saya mengenang OM Yos Suyoso YB2SV/SK se- bagai salah satu dari sepuluh orang yang paling pertama berkomunikasi dengan mode AX. 25 dengan saya .
Beliau mengajarkan bagaimana mengoperasi- kan stasiun radio paket   secara efisien. Karena jasa beliau saya mengerti secara mendalam teknis operasional AX. 25.

Sebagai salah satu Admin. orari-news@yahoogroups. com Arman pada postingnya menyertakan juga selarik komentar mas Jos atas berbagai posting bertajuk “Berita Duka” di berbagai milist:
Selama ini saya melihat sebagian besar ungkap- an duka cita hanya sebagai basa-basi. Mari kita ubah kebiasaan ini. Mulailah dengan mengingat hal besar apa yang pernah rekan-rekan penda- hulu kita lakukan. Semoga hal besar yang per- nah dilakukannya dapat menjadi inspirasi bagi generasi penerus ..... [YB2SV]
[Photos courtesy private collection dan QRZ.com]